IGTV dan Galaxy Note Resmi Ditutup, Kenapa?

36
kenapa igtv dan galaxy note diakhiri?

Berapa banyak pengguna Instagram yang sadar bahwa fitur IGTV sekarang sudah tidak ada? Saya sendiri yang bisa dibilang pengguna Instagram aktif hampir tidak sadar bahwa fitur video panjang  ini sudah hilang dari Instagram. Kemudian ada berita yang mungkin sampeyan tidak sadar, Samsung secara diam-diam “membunuh” Galaxy Note sebagai nama brand mereka. Kenapa Instagram dan Samsung harus mengambil keputusan besar tersebut?

Instagram fokus di Reels

Instagram Reels
foto instagram

Sejak dibeli oleh Facebook di tahun 2012, sebenarnya Instagram mulai perubahan besar-besaran sekitar tahun 2015. Desain logo dan tampilan perlahan mulai berubah di tahun 2015, dan di tahun 2016 ada fitur liking comment yang dinilai sukses mendongkrak popularitas Instagram. Kemudian di tahun 2018, Instagram mengeluarkan IGTV yang memudahkan pengguna untuk upload video sampai 1 jam, ini murni ingin menyaingi YouTube.

Di tahun 2019, siapa sangka Aplikasi menye-menye TikTok berhasil mendobrak pasar Amerika Serikat dan langsung mencaplok pasar Asia. Pengguna Instagram memang tidak berkurang, tetapi Tiktok berkembang sangat pesat. Di tahun 2020, Instagram mengeluarkan Reels yang bisa dibilang mempunyai fitur 90% sama dengan Tiktok.

Dari situ IGTV perlahan-lahan mulai dihilangkan di dalam aplikasi. Pilihan melihat video panjang masih akan jatuh pada YouTube. Jika sampeyan masih ingin melihat video-video khusus yang ada di IGTV, sampeyan bisa download standalone apps di PlayStore ataupun Apps Store.

Samsung fokus di Ultra

Samsung Galaxy S22 Ultra
foto Samsung

Jika Instagram menghilangkan salah satu fiturnya, maka Samsung berusaha mengganti nama brand-nya. Samsung Galaxy Note selama ini bisa disebut sebagai smartphone pilihan pengguna jika menginginkan smartphone yang lebih besar daripada smartphone normal. Menurut yahoo.com, salah satu alasan Samsung menghilangkan nama Galaxy Note adalah penjualannya yang terus menurun. Di tahun 2019, Galaxy Note laku 12,7 juta, tetapi di tahun 2020 hanya laku 9,7 juta.

Di tahun 2020, Samsung sebenarnya sudah “membunuh” Galaxy Note dengan meluncurkan Galaxy S21 Ultra di tahun 2021 yang dilengkapi dengan stylus. Kemudian di tahun 2022, Samsung mengeluarkan Samsung Galaxy S22 Ultra yang bisa dibilang secara resmi Samsung menghilangkan brand Galaxy Note.

Selain mengganti dengan nama Ultra, sebenarnya Samsung juga sedang fokus membuat foldable phones yaitu Samsung Galaxy Z Fold. Di tahun 2022 ini, Samsung bersiap mengeluarkan Galaxy Z Flup 4 yang mungkin akan rilis di akhir tahun.

Keputusan kedua brand besar tersebut untuk menghilangkan fitur dan mengganti nama brand memang sudah bukan gebrakan baru di dunia teknologi. Tetapi yang patut untuk disimak adalah sangat matangnya rencana cadangan dibalik pivot movement tersebut. Keren kan? (da)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini