Memanfaatkan Gadget dan Kemajuan Teknologi Untuk Cegah Penyakit Jantung

2
apple-smartwatch

Berbicara tentang jantung, organ tubuh satu ini boleh dibilang merupakan organ vital manusia yang apabila mengalami gangguan dapat berakibat fatal pada manusia. Tidak jarang hingga menyebabkan kematian. Masalah pada jantung ini bukan hal yang dapat diabaikan, penyakit ini sebutkan sebagai penyakit penyebab kematian terbanyak di dunia. Di Indonesia sendiri diperkirakan terdapat 100-ribu hingga 500-ribu orang meninggal akibat penyakit jantung  setiap tahunnya.

Tingginya angka kematian akibat penyakit jantung di Indonesia ini salah satunya disebabkan minimnya pengetahuan masyarakat terhadap penyakit jantung. Berdasarkan data dari Kemenkes di tahun 2018, tidak lebih dari 20% masyarakat di Indonesia yang memahami penyakit jantung. Karena minimnya pemahaman tersebut tidak jarang banyak orang yang tidak menganggap serius nyeri ringan di dada atau sering keringat dingin di telapak tangan yang mana hal tersebut merupakan salah satu gejala awal penyakit jantung.

Baca Juga: 3 Aplikasi Dari Google untuk Batasi Penggunaan Smartphone

Berdasarkan fakta tersebut, di postingan kali ini saya ingin berbagi informasi tentang gadget dan produk teknologi lain yang dapat digunakan untuk mencegah penyakit jantung.

Ya, seiring dengan perkembangan teknologi mulai banyak produsen teknologi dan perusahaan rintisan yang mulai fokus pada pengembangan sebuah solusi pemantauan dan perawatan kesehatan pribadi. Membuat gadget atau produk teknologi yang simple, dengan harga terjangkau dan dapat digunakan siapa saja untuk memantau kondisi kesehatan. Gadget atau produk teknologi apa saja sih yang bisa kita gunakan untuk memantau Kesehatan jantung kita? Berikut ini jawabannya!

Pantau kesehatan jantung dengan smartwatch atau smartband

Smartwatch dan smartband merupakan gadget yang didesain untuk keperluan sehari-hari yang mana mayoritas dilengkapi dengan sensor pendeteksi detak jantung. Ya walaupun belakangan beberapa produk smartwatch dan smartband juga sudah dilengkapi sensor SpO2 untuk mengukur kadar oksigen darah atau saturasi oksigen dalam darah.

Bentuk smartwatch dan smartband yang simple dan enak digunakan setiap hari menjadi gadget yang pas untuk memantau detak jantung kita. Dukungan perangkat lunak dari dua gadget ini juga sangat membantu. Tidak jarang, perangkat lunak bawaan juga sudah dilengkapi teknologi AI yang mampu menyuguhkan data performa jantung dan Kesehatan lainnya secara realtime atau jamak dikenal dengan Personal Activity Intelligence (PAI). Sistem akan mengukur dampak kesehatan jantung dari aktivitas fisik yang dikonversi dalam bentuk skor yang dipersonalisasi, berdasarkan profil dan data detak jantung Kita untuk memberi tahu jika Anda melakukan cukup banyak aktifitas, mengukur apa yang penting dan membuat kita tetap termotivasi.

Selain model dan bentuknya yang enak dan nyaman dipakai, untuk mendapatkan manfaat monitoring Kesehatan jantung dari perangkat jam tangan pintar dan gelang pintar ini, kita tidak perlu khawatir harus mengeluarkan uang cukup banyak. Saat ini banyak produsen teknologi yang memasarkan produk smartwatch dan smartband-nya dengan harga terjangkau. Mulai dari 500-ribu rupiah (bahkan kurang), kita bisa mendapatkan smartwatch atau smartband dengan kemampuan pemantauan detak jantung yang berguna untuk mencegah masalah pada jantung kita. Jika ada uang lebih, Apple Watch Series terutama seri teranyar bisa jadi pilihan gadget terbaik untuk memantau Kesehatan kita. Alasannya apa? Mungkin akan saya jelaskan di postingan terpisah.

Tidak hanya perangkat keras alias gadget, kemajuan teknologi juga memunculkan inovasi dalam pengembangan aplikasi pemantauan kesehatan, konsultasi Kesehatan dengan dokter, pemantauan asupan makanan serta gizi tubuh, dan pemantauan aktivitas olahraga yang semuanya diringkas dan dapat kita gunakan langsung dari ponsel yang kita pakai. Kita cukup membuka Google Play Store atau Apple Apps Store dan lakukan pencarian dengan kata kunci healthcare atau fitness, kita akan menemukan banyak aplikasi terkait hal tersebut di sana.

Mengunakan aplikasi-aplikasi tersebut sangat saya sarankan karena selain dapat membantu memantau Kesehatan jantung, terdapat fitur yang memberikan masukan dan saran aktivitas atau asupan yang dibutuhkan tubuh agar tetap fit. Masukan dan saran tersebut didasarkan dari hasil pemantauan aktivitas kita sehari-hari.

Wah banyak banget aplikasi yang berhubungan dengan Kesehatan di Google Play dan Apps Store nih, jadi bingung. Tenang, tidak perlu bingung. Kita pasang aplikasi sesuai kebutuhan saja. Jika tujuannya untuk membantu mengurangi risiko penyakit jantung, sampeyan cukup pasang beberapa aplikasi berikut ini saja.

Install aplikasi pemantauan Kesehatan dan pemantauan aktivitas olahraga. Biasanya saat kita menggunakan perangkat smartwatch atau smartband, produsen menyertakan perangkat lunak yang sudah dilengkapi dengan aplikasi yang dilengkapi fitur pemantauan kesehatan dan tracker aktivitas olahraga standar yang menurut saya cukup membantu. Jika kita tidak puas dengan aplikasi bawaan, sampeyan bisa meng-install Google Fit,  Endomondo, Nike+ dll.

Terkait olahraga untuk tetap menjaga tubuh agar tetap fit, alih-alih kita tidak punya waktu untuk datang ke fitness center dan membayar personal trainer, kita bisa tetap berolahraga dengan memanfaatkan berbagai video panduan fitnes, workout, yoga yang ada di YouTube seperti di channel YouTube SKWAD Fitness. Kita juga bisa mengikuti pelatihan berbayar tanpa harus datang ke gym lewat aplikasi Apple Fitness +, Nike Training Club, Fitbit Coach, dsb.

Untuk memantau asupan gizi tubuh dan pola makan, kita bisa menggunakan aplikasi MySugr untuk memantau asupan gula, aplikasi Fooducate untuk memantau asupan nutrisi  dan komparasi nutrisi dari makanan yang kita makan.

Yang terakhir, kita dapat menginstall aplikasi konsultasi dengan dokter. Ya, menurut saya ini penting karena bagaimana pun juga urusan Kesehatan tubuh terlebih kesehatan jantung kita butuh masukan dari ahli terkait hal tesebut. Saat ini cukup banyak aplikasi yang menawarkan fitur untuk bisa melakukan konsultasi dengan dokter, salah satunya yang saya rekomendasikan untuk sampeyan yang tinggal di Indonesia adalah aplikasi Halodoc. Sesuai Namanya di aplikasi ini sampeyan bisa menghubungi dan berkonsultasi dengan dokter bahkan melakukan aktivitas terkait hal medis seperti membeli obat, reservasi klinik, dan tes untuk diagnosis penyakit tertentu seperti tes swab PCR untuk deteksi Covid-19.

Mungkin sampai di sini dulu posting kali ini terkait bagaimana memanfaatkan gadget dan kemajuan teknologi untuk mencegah penyakit jantung. Semoga bermanfaat dan apabila sampeyan punya informasi atau masukan terkait topik di postingan ini, saya persilahkan untun berbagi dengan saya dan pembaca blog ini di kolom komentar.

Photo by Karolina Grabowska from Pexels

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini