Alternatif-Indoxxi

Tidak bisa dipungkiri, sebagai negara dunia ketiga Indonesia adalah pasar yang menggiurkan untuk urusan pembajakan. Dengan jumlah pengguna internet yang terus berkembang pesat setiap tahunnya, tahun lalu bisa dibilang adalah tahun sempurna bagi dunia pembajakan, khususnya dunia film. Urusan musik mungkin setidaknya di-circle saya sudah banyak yang beranjak ke platform music stream dengan harga yang murah. Tetapi bagaimana dengan pembajakan dunia film?

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (KOMINFO), sudah menutup Indoxxi pada bulan Januari 2020. Pusing? Tentu, bagi yang terbiasa malas mengeluarkan uang ke bioskop itu adalah hal yang menyebalkan. Solusinya? Semudah googling, “alternatif pengganti situs indoxxi”.

Walaupun jika menonton sendiri dan tidak disebarkan bukan tindakan ilegal, saya tetap tidak menyarankan sampeyan untuk bertahan menonton di situs streaming illegal. Di dalam postingan kali ini, saya akan membagi 4 cara streaming secara legal dengan budget serendah atau seterjangkau mungkin, karena yang gratis biasanya berbahaya :p

Netflix “family”

Cara pertama adalah berlangganan Netflix Premium dengan harga 169 ribu rupiah per bulannya. Mahal? Jelas, tetapi kamu bisa memanfaatkan fitur “Screens you can watch on at the same time” yaitu sampai 4 layar. Jadi kasarannya adalah sampeyan bisa membagi akun Netflix sampeyan ke 4 orang yang berbeda. Tetapi saran saya, jangan membagi bersama teman kantor atau teman lain, harus dengan keluarga serumah.

“Dari kami, sharing itu hanya diperbolehkan untuk member di satu rumah, karena masalah privasi. Namun dari segi Netflix, jika dilihat ada aktivitas mencurigakan di sebuah akun, pihak Netflix akan langsung mengenali aktivitas mencurigakan tersebut,” terang Communications Manager Netflix Kooswardini Wulandari dilansir dari liputan6.com.

Bayangkan kalau 4 orang di keluarga sampeyan pakai Netflix, 169 ribu rupiah dibagi 4 berarti sampeyan membutuhkan 42,500 rupiah per bulan. Asyik kan?

MyRepublic

Yup, MyRepublic adalah service internet provider yang mungkin paling underrated. Pertama MyRepublic ini masih dikira sering trouble, kemudian layanan customer service juga tidak begitu bagus. Padahal sekarang mereka sudah berbenah, bahkan di tahun 2019 ini mereka punya paket gratis nonton film di channel Fox Movies, Fox Movies Actions, dan Fox Movies Family selama 1 tahun. Menurutku ini penawaran yang menarik, secara tiga channel dari keluarga Fox Networks Group Asia Pacific paling sering memutar judul film terbaru yang tidak lama setelah film premier di bioskop. Terakhir di tahun baru kemarin, film Avengers: Endgame tayang di Fox Movies.

Harga paket MyRepublic ini mulai dari 150 ribu, sudah bisa internet kencang! Menarik?

Iflix

Nah, produk streaming film ini bisa juga dijadikan alternatif untuk menonton film secara legal. Kok bisa? Karena sampeyan tidak perlu mengeluarkan uang. Cara pertama adalah dengan berlangganan Indihome, paket termurah sampeyan bisa mendapatkan gratis langganan Iflix selama 6 bulan dan jika paket sampeyan menengah ke atas bisa dapat sekitar 18 bulan gratis.

Jika sudah habis, sampeyan bisa membeli paket internet XL yang bisa ikut menonton Iflix secara gratis. Paket premium VIP-nya juga murah yaitu 39 ribu rupiah per bulan.

Untuk urusan koleksi film dan tv series, saya rasa Iflix memiliki koleksi yang cukup lengkap. Beberapa film Indonesia terbaru juga ada di Iflix, sebut saja film Dua Garis Biru, Yo Wis Ben 2, dan film horor kuntilanak bisa sampeyan lihat streaming di Iflix.

Hooq

Hooq mungkin adalah aplikasi streaming terbaik jika dibandingkan dengan Iflix, apalagi jika sampeyan ingin melihat film Hollywood. Jujur, Iflix hanya bagus untuk menonton film Indonesia, selebihnya tidak terlalu banyak variasi pilihan filmnya. Nah, Hooq ini mempunyai harga premium normal 69 ribu rupiah. Tetapi sampeyan bisa mendapatkan harga sangat murah jika berlangganan paket Firstmedia menjadi 30 ribu per bulan atau paket Telkomsel Maxstream yang otomatis bisa connect ke akun Hooq.

Ini adalah waktu yang tepat untuk beralih ke streaming legal. Ketika sampeyan sudah mulai mampu bergerak dari Stafa Band ke Spotify Premium, atau bahkan YouTube Premium. Mungkin ini juga saat yang tepat untuk berpaling ke arah yang lebih baik dalam hal streaming film atau TV series. (D/F)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini