Sedikit Tips Sebelum Bepergian Jauh Menggunakan Bus

573

Meski saya lebih suka bepergian jauh menggunakan kereta api dikarenakan berbagai alasan yang sudah saya jelaskan pada postingan sebelumnya, namun untuk kasus tertentu yang mana kota tujuan tidak dilalui jalur kereta api, mau tidak mau harus mencari alternatif moda transportasi umum lain. Dan pilihan moda transportasi umum tersebut adalah Bus.

Menggunakan transportasi umum Bus untuk perjalanan jarak dekat atau dalam kota memang nyaman. Berbeda ceritanya jika kemudian kita menggunakan bus untuk perjalanan yang jauh, antar kota antar provinsi. Saya sering tidak nyaman, mulai kaki sering pegal lantaran leg room yang sempit membuat ruang gerak terbatas hingga masalah tidak nyaman lantaran kebelet buang air kecil atau buang air besar.

Nah, pada kesempatan posting kali ini saya ingin berbagi sedikit tips untuk mengurangi rasa tidak nyaman ketika bepergian jauh menggunakan bus berdasarkan pengalaman pribadi saya. Adapun hal-hal yang bisa sampeyan lakukan agar nyaman ketika melakukan perjalanan jauh menggunakan bus adalah sebagai berikut:

Cari Informasi Perushaan Otobus (PO) yang melayani rute tujuan sampeyan

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum memulai perjalanan dengan menggunakan bus adalah cari informasi PO yang melayani rute tujuan kita, terlebih untuk daerah tujuan yang benar-benar baru. Dengan melakukan pencarian informasi PO bus ini diharapkan minimal kita tahu seperti apa bus yang akan kita tumpangi, bagaimana pelayanan PO tersebut dan berapa harga tiketnya.

Yang terpenting dari 3 hal tersebut adalah seperti apa bus yang akan kita tumpangi. Apakah bus regular atau PATAS, bus menggunakan model tempat duduk 3 x 2 atau 2 x 2,  serta terdapat kamar kecil dan smoking area  di busnya. Poin-poin ini penting dan harus jadi perhatian jika kita ingin perjalanan yang nyaman. Gak mau kan, misal sampeyan tipe orang yang suka minum air putih seperti saya yang punya kebiasaan sering buang air kecil, ternyata bus yang digunakan tidak menyediakan kamar kecil. Jika pun di rute yang kita ambil tidak ada bus menyediakan kamar kecil, sampeyan bisa mempersiapkan diri sebelum naik bus.

Mengetahui harga tiket resmi bus juga penting agar terhindar dari calo atau penerapan harga di atas harga resmi. Tidak sudah untuk melakukan pencarian informasi harga tiket bus. Sampeyan cukup bertanya ke mbah Google, misal mau melakukan perjalanan dari Semarang ke Jogja, sampeyan bisa melakukan pencarian dengan kata kunci pesan tiket bus Semarang Yogyakarta. Sampeyan akan menemukan banyak situs atau blog yang memberikan informasi harga tiket bus dan bahkan jadwal perjalanan bus.

Jika tidak begitu penting, batasi barang bawaan

Hampir semua bus memiliki ruang penyimpanan terbatas. Memang ada loker dan bagasi yang bisa dipakai penumpang untuk meletakkan barang bawaan, tetapi seperti yang kita tahu loker tempat barang yang ada di atas kursi penumpang memiliki ukuran yang tidak begitu besar sedangkan untuk bagasi lokasinya ada di bagaian bawah kompartemen utama dan untuk membukanya harus dari luar bus. Hal ini membuat perjalanan dengan membawa barang cukup banyak tidak nyaman, terlebih jika kita harus turun di luar area terminal atau pool bus. Mau tidak mau harus merepotkan kondektur untuk membantu membukakan bagasi dan mengambil barang bawaan. Belum jika barang bawaan kita tertumpuk barang bawaan penumpang lain, akan sangat menyita waktu untuk mengeluarkannya.

Saran dari saya ketika memutuskan untuk naik bus, kemas barang bawaan sekompak mungkin sehingga bisa dibawa masuk kedalam kompartemen penumpang. Untuk ukuran, usahakan tidak terlalu besar dan cukup untuk dimasukkan di bawah bangku penumpang atau diletakkan di sela antar bangku penumpang (area kaki).

Manfaatkan waktu berhenti makan semaksimal mungkin

Pada bus-bus dengan rute perjalanan jauh, pihak PO pasti memiliki jadwal untuk berhenti di satu tempat untuk makan. Biasanya, penumpang diberikan waktu lebih kurang 30 menit untuk makan dan istirahat.

Nah, manfaatkan sebaik mungkin 30 menit waktu yang ada tersebut untuk “bongkar muat” di toilet, makan dan meregangkan otot dengan melakukan gerakan peregangan otot sederhana atau jalan kaki. Jangan sia-siakan waktu 30 menit ini hanya untuk tidur, tidak ada masalah jika sampeyan memilih untuk tidak mengambil makan yang disediakan, tapi manfaatkan sebaik mungkin untuk “bongkar muat” di toilet dan meregangkan otot karena ini adalah satu-satunya kesempatan yang sampeyan punya.

Ya, rata-rata untuk bus dengan rute perjalanan jauh hanya mengalokasikan waktu berhenti makan dan istirahat sekali saja. Pengalaman, Surabaya – Solo berhenti sekali, pun Surabaya – Jakarta yang jaraknya lebih jauh, juga berhenti sekali saja.

Lakukan gerakan peregangan otot ringan di dalam bus

Diam dalam posisi tertentu dalam waktu yang cukup lama membuat kaku atau tegang otot. Ketika di dalam bus, mau tidak mau kita diharuskan diam dalam kondisi duduk dalam waktu yang sangat lama. Untuk itu, melakukan gerakan peregangan otot ringan sangat disarankan untuk membantu mengurangi resiko otot tegang, kesemutan hingga kram.

Gerakan peregangan otot ringan ini bisa sampeyan lakukan sembari duduk, hal yang bisa sampeyan lakukan diantaranya, melepas sepatu atau sendal. Langkah ini saja biasanya sudah memberi kenyamanan setelah berada dalam perjalanan Panjang.

Tidak berhenti di situ, sampeyan juga bisa melakukan pergerakan ringan pada kaki misalnya melakukan putaran pergelangan kaki, memutar ke luar dan ke dalam, gerakan jinjit dan menumpu pada tumi, angkat paha dan jalan kaki diudara sembari duduk. Berapa banyak? Cukup 3 x 8 hitungan saja.

Untuk gerakan peregangan otot tubuh bagaian atas, gerakan yang sering saya lakukan adalah gerakan pelemasan leher seperti gerakan pemanasan biasa (geleng kanan kiri) dan pelukan mandiri. Gerakan pelukan mandiri ini adalah gerakan memeluk diri sendiri. Menyilangkan tangan di depan tubuh dan raih belakang pundak dengan masing-masing tangan, kemudia Tarik pelan-pelan.

Itu tadi 4 tips yang bisa sampeyan lakukan untuk tetap nyaman ketika melakukan perjalanan jauh menggunakan bus. Sekali lagi tips ini berdasarkan pengalaman pribadi saya. Jika sampeyan punya tips untuk mendapatkan kenyamanan saat naik bus jarak jauh, silahkan sampeyan bagi di kolom komentar! Terima kasih

kredit foto: Twitter @fauzibijak

4 KOMENTAR

  1. Perjalanan naek bus masih menjadi pilihan yg kesekian, mengingat stamina sdh kurang okpu, apalagi dengan jarak yg jauh. Tp kl liat PO yg di promoin di atas ini nih sepertinya akan nyaman juga melakukan perjalanan jauh naek bus karena bus2 ini fasilitasnya oke punya.

    • Betul bunda Yati.. Opsi menggunakan bus masih jadi yang kesekian juga untuk saya. Cuman memang, akhir-akhir ini PO berlomba menghadirkan bus dengan fasilitas dan kenyamanan bintang lima di bus-bus double decker seperti di foto. Saya sendiri juga penasaran untuk mencobanya. 🙂

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini