blackberry-internet-service-

blackberry-internet-service-Sudah sekitar 4 tahunan saya menjadi pengguna Blackberry dan berlangganan Blackberry Internet Service (BIS) untuk mendukung aktifitas sehari-hari saya. Namun beberapa waktu terakhir, saya cukup dibuat mikir dengan tarif langganan layanan BIS untuk smartphone Blackberry yang saya gunakan. Saya berfikir bahwa semakin lama, tarif berlanggananya BIS semakin tidak masuk akal.

Keputusan saya untuk bilang bahwa tarif belangganan BIS tidak masuk akal ini lantaran saya mendapatkan hasil yang cukup membuat saya tercengang ketika membandingkan tarif langganan BIS dan langganan Data bulanan untuk dua smartphone yang saya gunakan. Untuk berlangganan BIS saya mengeluarkan dana kurang lebih 50 ribu rupiah, dana yang sama yang harus saya keluarkan untuk mengaktifkan langganan Data di smartphone satunya. Namun, apa yang saya dapat? Dengan harga yang sama, Blackberry saya hanya mengakomodir aktifitas chatting/messenger dan sosial media, sementara langganan data mengakomodir semua aktifitas online saya, tidak hanya chatting/messenger dan sosial media saja. Jika kita ingin menggunakan layanan BIS full Service yang bisa akses internet penuh, kita harus menrogoh saku lebih dalam lagi.

Kita tahu, provider yang menyediakan layanan berlangganan BIS di Indonesia umumnya menawarkan paket berlangganan sesuai dengan kebutuhan kita, seperti paket Full Service untuk berlangganan BIS penuh, paket email, paket sosial media, dsb. Apa yang provider coba tawarkan ini memang sangat membantu konsumen untuk menentukan paket langganan sesuai dengan kebutuhan mereka. Namun, tarif yang provider tawarkan untuk masing-masing paket langganan BIS tersebut saya rasa tidak masuk akal atau cukup mahal apalagi jika dibandingkan dengan harga paket berlangganan data biasa dari masing-masing provider yang jauh lebih “murah” dengan benefit yang berlimpah.

Loh, bukannya langganan data ada batasan atau Fair Usage Policy (FUP)? Ya, memang setiap provider menerapkan FUP untuk langganan data non-BIS mereka, tetapi ini bukanlah sebuah masalah yang membuat langganan data biasa tidak lebih baik dari BIS. Sedikit gambaran, dengan dana yang sama, yakni sekitar 50 ribu (harga umum), penggunaan data di Blackberry kita hanya digunakan untuk Chatting/messengers dan sosial media yang mana jika kita teliti, Data Usage atau data yang digunakan untuk aktifitas chatting dan akses sosial media tidak ada separuh dari batas FUP dari paket langganan data non-BIS dengan harga yang sama. Bahkan sekarang Provider yang juga menyediakan layanan langganan BIS tersebut tampak lagi gencar dan gemar memberikan banyak benefit untuk paket langganan data non-Bis mereka, mulai promo langganan, bonus kuota data, dsb. Coba bandingkan!!

Kesimpulannya, kita sebagai konsumen dan pengguna Blackberry kebanyakan tidak sadar bahwa apa yang kita anggap hemat dengan memilih paket langganan BIS sesuai kebutuhan kita, ternyata tidak benar-benar hemat. Bayangkan saja, kita harus membayar cukup mahal untuk paket data yang hanya kita gunakan tetapi penggunaannya belum oktimal. Konsumen harus membayar tarif berlangganan dengan Harga yang Cukup Mahal untuk BBM dan Messengers.

Inilah yang saya rasakan dan fikirkan tentang penggunaan Blackberry. Bagaimana menurut teman-teman?

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here