Wehehe, judulnya horor gitu.. WordPress Hack, yup wordpress hack. WordPress hack di sini bukanlah sebuah jalan atau saya membagikan ilmu kepada kawan-kawan untuk menguasai teknik-teknik hacking tetapi wordpress hack di sini mempunyai arti bahwa kita bisa melakukan otak-atik tag atau function yang ada dalam CMS wordpress sesuai dengan keinginan kita.

Lho emang boleh kita otak-atik tag atau function yang ada di WordPress sesuai dengan keinginan kita?? Jawabnya sangat diperbolehkan karena licensi wordpress adalah GPL (GNU General Public License) yang artinya bersifat open source (kode terbuka) yang mana setiap pengguna memiliki hak untuk menggunakan, memodifikasi dan menambahkan code yang ada pada wordpress.

Nah adapun beberapa WordPress terbaru tersebut yaitu :

Membuang Autolinks pada comments


Jika pada wordpress standard apabila ada seseorang meninggalkan komentar dan di dalam komentar tersebut berisi url, maka secara otomatis akan berubah menjadi link. Hal ini mungkin sangat berguna bagi pengunjung blog kita dan memudahkannya, namun ada beberapa pengguna wordpress tidak suka akan hal ini terutama apabila melihat banyak link pada sebuah komentar terutama mereka yang bertujuan untuk “SPAMING” akan sangat merugikan kita. Nah untuk membuang atau menonaktifkan fitur autolinks pada komentar ini anda cukup copy paste script di bawah ini ke dalam file functions.php dan eng.. ing… eng.. autolinks akan menghilang.

[php]remove_filter(‘comment_text’, ‘make_clickable’, 9);[/php]

sumber dari sini

Notifikasi Otomatis kepada User apabila ada Posting Baru


Nah WordPress Hack yang kali ini mungkin sangat cocok bagi pengguna wordpress yang menggunakan CMS wordpress untuk keperluan portal dengan banyak user. User yang ada dalam database WP akan secara otomatis mendapatkan pemberitahuan tentang adanya Posting terbaru.

Jika menggunakan function ini tidak sisediakan function untuk unscribe.

[php]function email_members($post_ID) {
global $wpdb;
$usersarray = $wpdb->get_results("SELECT user_email FROM $wpdb->users;");
$users = implode(",", $usersarray);
mail($users, "New WordPress recipe online!", ‘A new recipe have been published on http://www.catswhocode.com’);
return $post_ID;
}

add_action(‘publish_post’, ‘email_members’);[/php]

Mengubah tanggal dengan tambahan “Time Ago” seperti pada Twitter


Mengubah dan menapilkan Tanggal posting dengan tambahan format “Time Ago” seperti post 5 Hari yang lalu layaknya pada Twitter.

caranya adalah dengan mempaste potongan script di bawah ini di dalam loop pemanggilan posting.

[php]Posted <?php echo human_time_diff(get_the_time(‘U’), current_time(‘timestamp’)) . ‘ ago’; ?>[/php]

Sumber : http://www.phpsnippets.info/display-dates-as-time-ago

Menampilkan Post Thumbnails pada RSS Feed


Mulai dikenalkan di WordPress 2.9, function the_post_thumbnail() mulai banyak digunakan untuk mempermudah menambahkan dan menampilkan thumbnail gambar yang ada dalam postingan kita. Sayangnya, tidak ada built-in cara untuk menampilkan thumbnail pada RSS feed.

Untungnya, fungsi di bawah ini akan memecahkan masalah ini. Cukup paste di functions.php Anda, simpan, dan thumbnail posting akan secara otomatis ditampilkan pada RSS feed.

[php]function diw_post_thumbnail_feeds($content) {
global $post;
if(has_post_thumbnail($post->ID)) {
$content = ‘<div>’ . get_the_post_thumbnail($post->ID) . ‘</div>’ . $content;
}
return $content;
}
add_filter(‘the_excerpt_rss’, ‘diw_post_thumbnail_feeds’);
add_filter(‘the_content_feed’, ‘diw_post_thumbnail_feeds’);[/php]

Sumber : http://digwp.com/2010/06/show-post-thumbnails-in-feeds/

Block external requests


Secara default, WordPress melakukan beberapa permintaan eksternal untuk mendapatkan update yang tersedia dan berita WordPress ditampilkan pada dashboard Anda. Ini berguna bagi anda yang tidak menginginkan adanya informasi itu muncul pada dashboard. Berguna bagi anda yang menggunakan wordpress untuk project dan diberikan kepada client.
Cukup tambahkan baris berikut ke file wp-config.php Anda.

[php]define(‘WP_HTTP_BLOCK_EXTERNAL’, true);[/php]

Jika anda menginginkan beberapa external request muncul, maka anda cukup membuat whitelistnya seperti tampak pada script di bawah ini

[php]define(‘WP_ACCESSIBLE_HOSTS’, ‘rpc.pingomatic.com’);[/php]

sumber : http://digwp.com/2010/08/pimp-your-wp-config-php/

Easy debug mode


Ketika anda mendapati sesuatu yang salah terjadi apa installasi wordpress kita, kita dapat menggunakan super useful WordPress debug tool, WP_DEBUG. Secara default, kita harus menyisipkan baris kode dalam wp-config.php Anda untuk membuat mode debug yang tersedia.
Jika kita ingin mengunakan WP_DEBUG dengan mudah, bahkan ketika situs kita hidup, kita harus mengedit file wp-config.php Anda dan ganti

[php]define(‘WP_DEBUG’, true);[/php]

dengan :

[php]if ( isset($_GET[‘debug’]) && $_GET[‘debug’] == ‘debug’)
define(‘WP_DEBUG’, true);[/php]

Setelah selesai, cukup tambahkan GET parameter ke url dari halaman yang ingin debug, seperti yang ditunjukkan di bawah ini:

[html]http://domainkita.com/about?debug=debug[/html]

Tentu saja, untuk alasan keamanan Anda harus mengganti nama debug dengan kata acak dari pilihan Anda sehingga tidak ada seorang pun akan melihat situs anda dalam mode debug.
sumber : http://yoast.com/wordpress-debug/

Menggunakan WordPress shortcode untuk Theme File


Shortcode WordPress adalah cara termudah untuk menambahkan konten seperti rss feed, google map, galeri dan yang lain ke dalam posting Anda atau Page. Tapi yang menjadi masalah adalah bagaimana mengeluarkan Shortcode pada tema yang telah kita pasang??
Menggunakan sebuah built-in function yang ada, tetapi tetapi kebanyakan orang tidak pernah mendeng dan menggunakannya. Fungsi ini disebut do_shortcode (). Dibutuhkan satu parameter shortcode yang ingin Anda tampilkan. Contohnya :

[php]do_shortcode(‘

‘);[/php]

sumber : http://codex.wordpress.org/Function_Reference/do_shortcode

Memungkinkan Upload lebih banyak type File


Jika Anda pernah mencoba meng-upload beberapa tipe file yang tidak begitu umum, seperti TextMate’s tmCommand ke blog WordPress Anda., Anda mungkin pernah mengalami kesalahan, karena WordPress hanya tidak ingin anda meng-upload beberapa jenis file lain.
Untungnya, Anda dapat menambahkan jenis file baru untuk WordPress whitelist. Melakukan hal ini cukup mudah, hanya sisipkan potongan kode berikut di functions.php kita.
Perhatikan bahwa jenis file yang harus dipisahkan oleh pipa (|).

[php]function addUploadMimes($mimes) {
$mimes = array_merge($mimes, array(
‘tmbundle|tmCommand|tmDragCommand|tmSnippet|tmLanguage|tmPreferences’ => ‘application/octet-stream’
));

return $mimes;
}

add_filter(‘upload_mimes’, ‘addUploadMimes’);[/php]

sumber : http://www.wprecipes.com/wordpress-tip-allow-upload-of-more-file-types

Google Docs PDF viewer shortcode


Google Documents adalah cara termudah untuk membaca dokumen dalam format pdf, Doc atau Xls online. Jadi, jika kita ingin berbagi file PDF dengan pembaca blog kita, bagaimana menciptakan sebuah shortcode yang akan membuka PDF di Google Documents bukannya pada wordpress standard kita dipaksa untuk download?

mudah, copy dan paste code berikut ke file functions.php anda.

[php]function pdflink($attr, $content) {
return ‘<a class="pdf" href="http://docs.google.com/viewer?url=’ . $attr[‘href’] . ‘">’.$content.'</a>’;
}
add_shortcode(‘pdf’, ‘pdflink’);[/php]

Setelah Anda menyimpan file, Anda akan dapat menggunakan shortcode pada posting Anda dan page. Berikut adalah sintaks untuk memasangnya:

[html][pdf href="http://yoursite.com/linktoyour/file.pdf"]View PDF[/pdf][/html]

sumber : http://www.wprecipes.com/wordpress-tip-create-a-pdf-viewer-shortcode

Mengetahui Browser Pengunjung dengan WordPress


Nah, hack wp ini tidak begitu baru, tetapi masih tetap salah satu hack wordpress favorit. Kode hal ini cukup sederhana, mendeteksi nama dari browser pengunjung dan menambahkan ke body_class () function.
Dengan begitu, Anda dapat memperbaiki masalah browser khusus yang sangat mudah. Fungsi ini harus disisipkan di file functions.php Anda.

[php]add_filter(‘body_class’,’browser_body_class’);
function browser_body_class($classes) {
global $is_lynx, $is_gecko, $is_IE, $is_opera, $is_NS4, $is_safari, $is_chrome, $is_iphone;

if($is_lynx) $classes[] = ‘lynx’;
elseif($is_gecko) $classes[] = ‘gecko’;
elseif($is_opera) $classes[] = ‘opera’;
elseif($is_NS4) $classes[] = ‘ns4’;
elseif($is_safari) $classes[] = ‘safari’;
elseif($is_chrome) $classes[] = ‘chrome’;
elseif($is_IE) $classes[] = ‘ie’;
else $classes[] = ‘unknown’;

if($is_iphone) $classes[] = ‘iphone’;
return $classes;
}[/php]

Output fungsi akan terlihat seperti:

[html]<body class="home blog logged-in safari">[/html]

Sumber : http://www.nathanrice.net/blog/browser-detection-and-the-body_class-function/

9 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here