Surabaya Night Trip – Dari makam W.R Soepratman hingga Monumen Suro & Boyo

Okey melanjutkan posting sebelumnya tentang Jalan-jalan Malam di Kota Surabaya bareng Mbak @titiwakmar dan mbak @blanthik_ayu. (Ma’af kalo jedanya lama banget.. Hihi)

Puas foto dan menikmati warna-warni permainan lampu di jembatan Surmadu, kita melanjutkan perjalanan dengan kembali ke arah Kota Surabaya. Setelah sampai di sisi Surabaya, kita mengambil rute menuju daerah Surabaya Tua. Saat melintasi jalan Kenjeran, Surabaya Timur saya sebagai Guide dalam trip ini bilang bahwa kita akan melewati makam seorang pahlawan yang telah menciptakan lagu Kebangsaan Indonesia, yaitu makam Wage Rudolf Soepratman. Tertarik dengan apa yang saya katakan, mbak Titiw sangat tertarik untuk menyempatkan diri berhenti sejenak untuk bisa mengabadikan momen berada di makam W.R Soepratman. Karena malam hari, jadi kita tidak diperkenankan untuk masuk ke area pemakaman. Kita hanya bisa berfoto ria di depan area pemakaman tersebut.

Hotel Tunjungan Malam

Jalan-jalan Malam di Kota Surabaya terus berlanjut. Seperti rencana awal, rute lepas dari jembatan Suramadu adalah Kota Tua Surabaya atau biasa dikenal dengan Surabaya Lama yang berada di daerah sekitaran pasar atom, stasiun Surabaya Kota, dan Jembatan Merah. Perlahan namun pasti sambil menikmati “padang bulan” malam itu, perjalanan terus berlanjut melintas deretan bangunan belanda di sekitaran jalan rajawali, melintas jembatan merah yang fenomenal, monumen tugu pahlawan, gubernuran, jalan tunjungan, dan berhenti di depan hotel Majapahit di jalan Tunjungan.

Sengaja kita berhenti di sekitaran hotel Majapahit karena hotel ini merupakan saksi bisu tragedi perobekan bendera Belanda oleh arek-arek Suroboyo. Sebelum berubah nama menjadi Hotel Majapahit, dulunya hotel ini bernama Hotel Oranje dan kemudian Hotel Yamato dan juga Hotel Hoteru. Seperti sebelum-sebelumnya, foto-foto untuk mengabadikan momen jalan-jalan ini menjadi agenda utama. Hehe..

Foto di Hotel Majapahit Surabaya

Perjalanan dilanjut ke arah Surabaya bagaian selatan. Dari Hotel Majapahit kita lanjut perjalanan melewati Gedung Grahadi, gedung peninggalan belanda yang dijadikan sebagai rumah singgah atau rumah dinas bagi Gubernur Jatim. Lanjut melintas di depan Balai Pemuda, gedung tempat perhelatan kesenian dan pameran karya arek-arek Suroboyo. Semakin ke Selatan kita sempat berhenti sejenak di monumen Bambu Runcing yang berlokasi Jendral Panglima Sudirman. Lanjut semakin ke selatan kita sampai di Monumen maskot Kota Surabaya, yaitu Monumen Suro dan Boyo yang berlokasi di depan Kebun Binatang Surabaya.

Selain saya asyik bercerita kanan kiri seputar beberapa hal yang bisa diceritakan di kanan kiri selama rute perjalanan, ada satu hal yang menarik di perjalanan ini. Hal tersebut adalah cerita beberapa kenangan lama mbak Eny blanthik_ayu akan Kota Surabaya yang telah ditinggalkannya sejak tahun 1993 silam. Asli semakin membuat seru suasana Jalan-jalan Malam di Kota Surabaya saat itu. Kenangan dari mbak Eny lah yang membawa kita nongkrong di warung penyetan Mak Yeye Wonokromo. Ya, kenangan akan kuliner khas Surabaya, yaitu nasi penyetan. Bebek Penyet, Tempe Penyet, Ayam Penyet, dan Pe penyet.

Mbak Eny dan Mak YeyeYeye

Posting menarik lainnya

11 Comments

  1. Wah ini postingan spesial khusus Titiw dan Eny ya? walau terangkum difoto, Rusa sama sekali gak disinggung-singgung. Sangat menyedihkan sekali

  2. Ngelihat foto pertama saya jadi inget foto seorang narablog yang bergaya serupa tapi di Jl. Braga, Bandung.

    Di Surabaya tentunya ada lebih banyak spot seperti itu. πŸ™‚

  3. Surabaya kota sejarah, saya belum sempat menjejak kesana. Btw, itu jalan-jalannya satu malam bisa mengelilingi kota? Apa cukup waktunya? πŸ™‚

    1. Kalo cuman semalam ndak cukup kang.. ini semalam hanya di Surabaya bagaian timur n sebagaian utara saja.. masih banyak tempat2 lain yang belum terjamah. Yuk kalo mampir di Surabay kabar-kabar aja. Sapa tau ntar bisa ajak jalan-jalan malam juga.. hehehe..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *