Satu Tahun Mengawal Radio e Arek Bonek 1927

ab1927radio

Semalam (31/8) ketika asyik scroll halaman news feed Facebook (FB) tiba-tiba mata ini fokus ke salah satu status FB teman yang membagikan FB Memories satu tahun lalu saat ia bersama saya pertama kali mengaktifkan Radio Streaming untuk teman-teman Bonek 1927 – suporter Persebaya 1927. Jujur jika tidak melihat status FB teman saya tersebut, saya benar-benar tidak ingat bahwa 31 September kemarin tepat satu tahun sudah Radio e Arek-arek Bonek 1927 mengudara. Harap maklum, untuk urusan teknis perkabelan dan perwebsitan tidak perlu ditanya lah, tetapi untuk urusan mengingat tanggal jangan dipasrahkan ke saya. Hehe..

Awal mula…

Jika beberapa dari sampeyan adalah pengikut Twitter atau berteman dengan saya di FB atau situs pertemanan populer lainnya, sampeyan pasti tahu bahwa saya sering membuat status yang menawarkan server radio streaming gratis untuk komunitas. Nah dari sinilah awal mulanya. Ternyata cuitan dan status saya tersebut mendapat respons baik, salah satunya dari loyalis Bonek yakni Cak Bimo – @bimo___. Karena saat itu saya masih tinggal di Jakarta, obrolan masih sebatas via DM Twitter saja. Baru ketika saya memutuskan untuk kembali dan tinggal di Surabaya percakapan mulai intens walaupun sempat tertunda karena ada beberapa urusan dan harus dikomunikasikan dengan beberapa teman Bonek yang lain.

Jika saya tidak salah ingat, beberapa hari setelah lebaran Cak Bimo menghubungkan saya dengan Cak Andi Peci – @AndiePeci. Bagi sampeyan penikmat bola, pastilah tahu siapa Cak Andi Peci ini. Ya, beliau ini boleh dibilang orang yang cukup memiliki pengaruh besar di kalangan komunitas Bonek dan sosok yang sering dikenal oleh media sebagai juru bicara Arek Bonek 1927.

Setelah dihubungkan oleh Cak Bimo dengan Cak Andi Peci dan tukeran kontak, mulailah percakapan yang mengarah ke realisasi Radio Streaming Komunitas Bonek ini. Dalam percakapan, Cak Andi Peci mengutarakan keinginannya untuk bisa mendorong munculnya media yang dikelola oleh teman-teman loyalis Persebaya 1927 untuk mendukung tim kebanggaannya. Nah salah satu mimpi beliau adalah punya radio. Setelah ngobrol dan brainstorming sedikit dengan beliau, maka dipilihlah radio sebagai media pertama corong dukungan Arek Bonek 1927 untuk mendukung Persebaya 1927 dan internet sebagai medium untuk radio tersebut karena pastilah susah perijinannya dan banyak keterbatasan jika memaksakan diri untuk membuat radio berpemancar gelombang.

Setelah segala ubo rampe untuk radio streaming utamanya server siap, tangal 31 Agustus 2015 saya diundang Cak Andi Peci untuk hadir di Basecamp Karanggayam untuk koordinasi teknis bagaimana mengoperasikan radio streaming tersebut sekaligus memilih nama yang pas. Dan dipilihlah nama Radio Arek Bonek 1927 dengan akronim Radio AB1927 sebagai identitas radio e teman-teman loyalis Persebaya tersebut.

Semangat Membara adalah teknologi paling canggih yang pernah ada…

Jika sampeyan pikir ubo rampe di balik Radio AB1927 ini serba canggih dan wah, tampaknya sampeyan haris menyimpan dulu pemikiran tersebut. Pasalnya tak perlu sesuatu yang wah dan serba canggih untuk bisa membuat media corong informasi Arek Bonek 1927 ini jalan. Tak perlu lebih dari 1 PC dengan Prosesor nomor wahid dan paling canggih untuk bisa on-air.

Percaya tidak jika teman-teman penyiar Radio AB1927 ini hanya butuh sebuah smartphone Android dengan koneksi yang stabil – bisa pakai paketan data atau konek wifi – cukup. Namun, teknologi yang paling canggih di balik radio streaming Arek Bonek ini adalah “Semangat” yang membara yang mampu menembus segala keterbatasan guna menyuguhkan informasi seputar Persebaya 1927 dan Arek Bonek 1927 yang akurat, terbaru, dan terpercaya.

Bikin ndredeg hingga kemringet…

Jujur, siapa sih yang tidak tahu seberapa besar basis komunitas Arek Bonek 1927 ini? Ya, sangat besar, tak hanya di Surabaya saja, Arek Bonek 1927 ada di seluruh penjuru Nusantara bahkan luar Negeri. Dengan mengusung konsep Radio Streaming yang mana penyiar yang ada di basecamp Karanggayam No. 1, suaranya bisa didengar oleh Arek Bonek di manapun berada, bahkan di luar angkasa sekalipun asalkan ada internet.

Nah, di 3 hari uji coba on-air pertama, saya sudah dibuat ndredeg (degdegan .red)dan kemringet lantaran website yang jadi halaman akses Radio AB1927 down karena digruduk Arek Bonek 1927. Seketika di malam kedua ujicoba, saya harus upgrade server hosting web. Apakah sudah beres, tidak sodara-sodara. Malam ke-3 ketika Cak Andi Peci On-air menginformasikan putusan dan perkemabangan HAKI Persebaya turun, server web dan radio down bergantian. Alokasi jumlah pendengar yang saya tentukan 100 pendengar tembus bahkan kurang-kurang, banyak yang komplain tidak bisa mendengarkan. Kemringet bles wes pokok e.. hehe..

Melihat antusiasme Arek Bonek yang luar biasa tersebut menuntun saya untuk menyiapkan 3 buah server khusus untuk streaming radio (1 broadcaster, 2 relay) dengan kapasitas pendengar 1.000 pendengar sekaligus dan memasang load balancer untuk server web yang mana hingga sampai tulisan ini tidak terlalu memaksa saya untuk ndredeg dan kemringet lagi. Hehe…

Satu tahun mengawal radio Arek Bonek 1927 ini benar-benar sebuah pengalaman baru bagi saya yang cukup menyenangkan, mengenal teman-teman Arek Bonek 1927 yang luar biasa keren dan pastinya belajar mengelola server web dan radio dengan hits pengunjung dan pendengar yang fantastis.

Harapan, kedepan Radio Arek Bonek 1927 bisa terus mengudara dengan program-program yang telah direncanakan selama ini dan semoga Persebaya 1927 bisa segera merumput sehingga bisa sering live siaran dari lapangan seperti yang pernah dicoba beberapa waktu yang lalu yang pastinya akan membuat saya belajar lebih lagi untuk mengawal jalannya siaran live dari pinggir lapangan tersebut.

Untuk sampeyan yang membaca postingan ini dan apabila mungkin punya komunitas yang pengen punya Radio Streaming untuk Komunitasnya, silahkan japri atau hubungi saya. Bisa via kolom komentar, halaman kontak, mention Twitter dsb. InsyaAllah bisa bantu menyediakan Server Radio untuk komunitas sampeyan, GRATIS!!! Kalau untuk radio profesional, yo ono ongkos keringete, Rek! hehe..

Posting menarik lainnya

4 Comments

  1. Keren ya sampe 1000 pendengar.

    AKu yo jik sering ngrungokne radio online. Biasane sih radio kediri. Berharap sing ngrungokne cah saitik ben gak down hahah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *