Migrasi Hosting Blog

Migrasi Hosting Blog. Yup akhirnya beberapa waktu lalu saya memutuskan untuk membeli server hosting baru dengan fitur bandwidth dan space unlimited untuk menempatkan beberapa Blog saya. Niatnya sih biar jadi satu dan tidak ribet dalam maitenance dan menejemen file di dalamnya, selain itu kebutuhan space penyimpanan terutama Bandwidth dari beberapa Blog saya sudah melampui batas quota yang diberikan oleh penyedia hosting tempat saya menempatkan file CMS Blog saya.

Nah pada kesempatan posting kali ini saya ingin sedikit berbagi pengalaman cara Migrasi Hosting Blog yang aman dan tidak mengganggu kinerja Blog kita sehingga pengunjung setia blog kita tidak kecewa karena kontent blog kita menghilang atau Blog kita tidak dapat diakses selama masa migrasi berlangsung.

Sebelum saya menjelaskan cara Migrasi Hosting Blog yang aman ini, pertama-tama saya akan menjelaskan terlebih dahulu Migrasi Blog seperti apa yang saya lakukan. Karena Saya menggunakan fasilitas hosting unlimited dan memasukkan berapa domain kedalam 1 hosting tersebut, maka saya memanfaatkan fasilitas add on domain dari cPanel untuk menghubungkan domain-domain blog saya dengan hosting yang saya miliki. Dan juga saya membuat satu-satu folder untuk masing-masing domain saya di file manager. Nah berikut caranya!!

Backup File Blog kita


Cara pertama dan Wajib dilakukan sebelum melakukan migrasi adalah membackup File Blog kita dari Hosting lama. Untuk backup data Blog, biasanya saya melakukan dengan dua cara, yaitu backup data blog melalui Control Panel / cPanel Hosting dan backup XML blog melalui dashboard Blog saya. Kebetulan hampir semua CMS Blog saya menggunakan WordPress CMS.

Cara Backup dari cPanel Hosting

  1. Login ke cPanel Hosting teman-teman terlebih dahulu.
  2. Pilih Backups pada bagian Files yang ada di halaman utama cPanel hosting.
    backups blog
  3. Setelah halaman Backups terbuka, silahkan download semua file dan database Blog dengan memilih Download a Home Directory Backup untuk membackup File di directory Home dan Download a MySQL Database Backup untuk mendownload database blog kita.
    Backups home Directory N Database
  4. Tunggu hingga Proses download selesai.

Backups XML WordPress

Cara yang ke dua yang biasa saya lakukan untuk membackup Blog adalah dengan membackup XML WordPress dari blog saya yang memanfaatkan fitur Export dari WordPress. Caranya cukup mudah, teman-teman cukup login ke dashboard Blog, kemudian pilih tool dan Export. Pada bagaian export silahkan pilih All Content dan klik Download Export File.

Upload Backup File ke Hosting baru


Proses selanjutnya setelah proses backup file sudah berhasil dan selesai, maka proses selanjutnya adalah mengupload file yang telah kita backup sebelumnya ke hosting baru kita. Karena seperti pada paragraf di atas saya bilang bahwa saya menempatkan beberapa domain sekaligus kedalam 1 hosting, maka saya membaginya ke dalam folder-folder untuk masing-masing domain. Jadi kurang lebih langkah-langkahnya adalah sebagai berikut,

  1. Buat folder untuk masing-masing domain di root folder / public_html.
    Folder On File Manager
  2. Setelah folder untuk domain sudah dibuat, sekarang upload file hasil backup kita dari hosting yang lama ke dalam folder yang telah kita buat dan extract file tersebut di dalam folder yang telah kita buat.
  3. Jangan kaget jika di dalamnya muncul banyak folder mulai dari folder www, public_html, ftp, dan lain-lain. Hapus semua folder kecuali folder public_html.
  4. Masuk ke dalam folder public_html dan select semua file yang ada di dalam folder public_html tersebut.
  5. Move semua file yang ada di dalam folder public_html ke folder yang anda buat (eh /public_html/namafolder/).
  6. Pastikan semua file sudah dipindahkan, termasuk hidden file yakni .htacces

Upload Database dan Create User Database

Nah setelah file CMS dan Content Blog kita sudah terupload, maka langkah selanjutnya adalah mengupload databas yang sudah kita backup sebelumnya. Adapun cara Uploadnnya adalah sebagai berikut,

  1. Pilih Backups dari bagaian file yang ada pada halam utama cPanel anda.
    Backups Database On Cpanel
  2. Upload file Backup database kita via Restore a MySQL Database (lihat gambar).
    Restore Data Base on Cpanel
  3. Tunggu hingga semua database terupload.

Set User untuk database


Setelah database backup sudah sukses terupload, pertama-tama kita harus melakukan setting database user untuk database yang kita upload. Caranya adalah,

  1. Pilih MySql Database pada bagaian Database di halaman utama cPanel.
    MySql Database Cpanel
  2. Pastikan database yang kita upload tadi sudah masuk pada bagian Current Databases.
    Current Database My SQl
  3. Buat User di bagaian MySQL Users >> Add New User.
    Create User Database On Cpanel

Setelah user terbuat, maka langkah selanjutnya adalah Add User yang sudah kita buat untuk database kita. Caranya adalah dengan memilih user dan database pada combo box yang ada pada bagaian Add User To Database.

Add User Database to Database

Setelah kita pilih user dan database yang kita buat dan mengklik tombol add, maka step selanjutnya adalah memberikan Privileges kepada User.
Pilih All Privileges. dan Klik Make Changes.

Set Privilege User to Database

Oke, sampai disini kita sudah memindah seluruh resource dari blog kita ke Hosting yang baru. Sudah bisa diakseskah?? jawabnya belum, hal ini dikarenakan kita butuh melakukan sedikit konfigurasi pada file wp-config.php

Konfigurasi yang perlu dilakukan adalah mengubah konfigurasi koneksi database yang ada pada file wp-config.php. Ubah konfigurasinya pada script berikut,

[php]
// ** MySQL settings – You can get this info from your web host ** //
/** The name of the database for WordPress */
define(‘DB_NAME’, ‘testingdb’); /** isi dengan nama data base baru **/

/** MySQL database username */
define(‘DB_USER’, ‘tesuser’); /** isi user data base baru **/

/** MySQL database password */
define(‘DB_PASSWORD’, ‘}eh{ZOm?apEQ’); /** isi dengan password dari user db yang baru **/

/** MySQL hostname */
define(‘DB_HOST’, ‘localhost’);
[/php]

Jangan lupa save!!

Nah setelah konfigurasi file wp-config.php selesai, migrasi blog kita bisa di anggap sudah hampir selesai dan blog kita sudah bisa di akses melalui url http://iphostingkita/namafolder/. Jika ternyata ada salah atau halaman tidak terbuka, silahkan cek apakah file .htaccess sudah ada di root folder kita? jika belum silahkan buat file baru dengan nama .htaccess yang isinya sebagai berikut

[php]
# Use PHP5 Single php.ini as default
AddHandler application/x-httpd-php5s .php

# BEGIN WordPress

RewriteEngine On
RewriteBase /
RewriteRule ^index\.php$ – [L]
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f
RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d
RewriteRule . /index.php [L]

# END WordPress
[/php]

Jika sudah berhasil maka proses selanjutnya adalah mengarahkan domain kita ke hosing baru kita dengan mensetting Name Server yang ada di domain panel ke Name Server hosting baru kita. Jadi masukkan Name Server dari hosting baru kita ke domain panel, misalkan alamat Name Servernya ns1.layananhosting.com dan ns2.layananhosting.com.

Setelah setting Name Server (NS) sudah dilakukan, maka proses yang terakhir adalah memasukkan domain ke hosting baru kita dengan memanfaatkan fasilitas add on domain yang ada di halaman utama cPanel hosting.

Add On domain cPanel

Pada saat proses memasukkan domain melalui fasilitas add on domain, yang teman-teman harus perhatikan dan pastikan adalah pada bagian Choose Addon Directory and Sub-domain. Pastikan teman-teman memilih Use an existing directory dan pastikan directory tempat kita menempatkan file cms blog kita terpilih.

Check Add On Domain Folder

Jika semua proses mulai dari awal hingga akhir sudah dilakukan dengan baik, bisa dipastikan proses migrasi hosting blog kita berhasil. Jika masih mengalami error dan ada yang ingin ditanyakan, monggo silahkan langsung kasih komentar di posting ini!!

NB : Jika gambar kurang jelas, klik gambar untuk memperbesar tampilan!!

Posting menarik lainnya

25 Comments

  1. Yang satu blogku pake hostgator yang satu lagi penyedia lokal. Bisa digabung ya sebenernya biar hemat.

    Hm, ntar tahun depan nyoba deh.

  2. waduh..punyaku langsung tak pindah nameservernya…terus gmn nih klo mau mindah data d wp yang lama…yang baru langsung tak instal wp…mohon pencerahannya

  3. kalau setting “add on domain” dulu, baru proses copy-paste folder2 ke hosting yg baru gimana sob? berpengaruh gak ya klo langkanya dibalik?

    thanks πŸ™‚

    1. Secara teknis tidak ada masalah yg berart, Sob. Hanya saja selama proses pindahan, blog akan down.. Kasihan pengunjung yg datang. Alasan ditaruh di akhir adalah untuk “menyamarkan” proses migrasinya. Mengindari proses maintenance yg kelihatan pengunjung…

  4. Terima kasih banyak, tutorialnya sangat membantu! Saya sudah coba step-step dari tutorial di website lain dan hanya dengan cara yang di share oleh mas frenavit yang berhasil buat migrasi server hosting saya. πŸ™‚

  5. terima kasih banyak Frenavit utk cara backup dan migrasinya….lengkap banget, sesuai yg ane butuhkan….

    sukses untukmu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *