Jangan Pasrahkan Pengelolaan Hosting Domainmu ke Orang Lain

pengelolaan domain dan hosting

WebMaintenance

Yang pertama kali harus dilakukan adalah lakukan komunikasi dengan pengelola sekarang untuk ambil alsebatas kita diberikan akses ke cPanel (panel hosting) dan domain panel saja, tetapi juga akses ke portal pengelola webhosting. Dan yang terpenting, email yang digunakan ke portal adalah email pribadi atau email teknis perusahaan, bukan email pribadi orang lain atau di luar email perusahaan. Untuk email perusahaan, saya sarankan juga bukan email personal karyawan, melainkan email divisi, misal divisi IT. Takutnya jika email pribadi karyawan, akan jadi masalah saat karyawan resign.

Yang kedua. Setelah pengelolaan diambil alih dan kita sudah memiliki akses hingga level portal dari webhosting, yang harus kita lakukan selanjutnya adalah mengubah data whois dari domain milik kita. Pastikan data whois adalah data diri kita atau jika ingin disembunyikan, proses permintaan untuk menyembunyikan ata whois ini kita sendirilah yang melakukannya. Kenapa? Ya karena seperti yang saya jelaskan mengenai fungsi data whois di paragraf di atas.

Jika dua hal di atas tidak bisa kamu lakukan, cara yang bisa kita ambil adalah dengan kontak langsung ke penyedia webhosting dan domain di mana domain dan hosting kita didaftarkan. Untuk mengetahui di mana domain dan hosting kita didaftarkan, kamu bisa memeriksanya lewat whois.sc/namadomainkamu.com atau di who.is kemudian masukkan nama domain kamu di form yang disediakan. Setelah terbuka, silahkan cari dibagaian registrar atau Name Server. Di bagaian ini kita bisa menemukan di penyedia webhosting mana domain atau hosting kita terdaftar.

Setelah tahu, segera hubungi penyedia webhosting di mana domain dan hosting kita didaftarkan. Jelaskan secara detail masalah yang kamu alami. Beberapa webhosting besar biasanya punya kebijakan yang memungkinkan kamu mendapatkan kembali akses ke domain dan hosting, tentunya dengan beberapa mekanisme dan aturan yang harus kamu ikuti dulu.

Jika cara terakhir tidak berhasil, yang bisa kita lakukan adalah mengikhlaskan domain dan hosting kita serta beli domain dan hosting baru. Yang paling penting, saat beli domain dan hosting baru jangan sampai pengelolaannya dipasrahkan ke orang lain lagi. Kalau sampai masih dipasrahkan ke orang lain dan di luar perusahaan, ya kebangetan kan sudah sudah saya ingatkan di postingan ini.

***

Karena kesalahan macam ini tidak sepenuhnya menjadi tanggungjawab pemilik domian, maka melalui postingan ini saya juga ingin mengingatkan kawan-kawan Web Developer atau pengelola yang diberikan tanggungjawab mendaftarkan domain dan hosting untuk klien, jadilah Web Developer yang baik dengan memberikan akses penuh domain hosting ke klien. Jangan daftarkan domain dan hosting klien menggunakan akun pribadi atau usaha kalian, karena klien punya hak penuh atas domain dan hosting yang mereka beli lewat kita.

Dan yang terpenting, saat mendaftarkan domain untuk klien, gunakan data klien bukan data kita sebagai data whois domain klien. Ini penting karena menyangkut kredibilitas website dari klien kita. Dan sekali lagi, klien punya hak penuh atas data yang ada di website yang di dalamnya termasuk domain.

Yuk jadi Web Developer yang baik! InsyaAllah rizki berkah dan klien akan terus berdatangan! Klik like dan amin di kolom komentar ya! Apasih.. hahaha… πŸ˜€

Posting menarik lainnya

14 Comments

  1. Ish ish… baru aja kemarin mau minta tolong temen buat daftarin blog dari wordpress biar jadi .com

    Pesan moralnya, kudu mau belajar n susah payah yah buat handling hosting n domain blog sendiri.

  2. Gak papa mbak.. Yang penting mbak dapat akses penuh untuk kontrol domainnya kan? Jangan bilang gak di kasih.. hehehe.. πŸ˜›

    Yup.. yang terpenting dari segalanya adalah mau belajar untuk mengurus pengelolahan dasar domain dan hosting, misal daftar dan perpanjang domain dan hosting.. Kalau sudah menyangkut hal teknis, baru minta bantuan yang ahli…

  3. Wow aku langsung cona ck who is ku. Jangan jangan ditulis Budiono Hahahahah.

    Lagi tas ngecek ternyata bener dataku dewe haha.

  4. Alhamdulillah sih, saya belajar dari blogspot gratisan, cara pasang TLD, sampe install wordpress di hosting pribadi. Semua otodidak dengan bantuan mbah Google dan beberapa teman blogger.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *