Dan di 22 Tahun…

Tiada kata lain yang terucap dari mulut ini selain kata Alhamdulillah sebagai ungkapan syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT yang masih memberikan kesempatan kepada seorang anak manusia ini untuk menghirup segarnya udara, merasakan manisnya gula, melihat indahnya warna-warni dunia dan juga merasakan pahit getir kehidupan di dunia ini. Jika bukan karena nikmat dan kehendak dari Allah SWT Tuhan Penguasa Alam Semesta ini, saya yang hanyalah manusia biasa dan makhluk yang sangat tidak berdaya ini apakah masih bisa menikmati merdunya suara tasbih semesta alam ini? Jawabnya tidak. Dan di 29 Juli 2010 ini genap 22 tahun sudah tubuh yang tiada punya daya ini telah bergulat dengan hiruk pikuk yang terjadi di dunia ini.

Frenavit Putra, Frenavit, Bodrex, Avit, Bodrex Putra, Fren

22 tahun bukanlah waktu yang sangat singkat, sudah 1/3 lebih umur manusia ini telah terlampui. Muncul sebuah pertanyaan, apa saja yang telah dilakukan selama 22 tahun ini? sudahkah 1/3 lebih umur manusia yang telah terlampui ini memiliki manfaat dan tidak hanya dilalui dengan sia-sia?

Dan di 22 tahun ini juga berarti manusia ini sudah menjalani 3 Fase kehidupan, yakni bayi, anak-anak, dan remaja. Dan di 22 Tahun ini apakah anak manusia ini sudah pantas di sebut dengan manusia dewasa? Jika sudah, siapkah seorang manusia biasa ini menjalani fase ke 4 hidup sebagai manusia dewasa yang mana di setiap apa yang dilakukannya akan ditanyakan pertanggungjawabannya.

Dan di permulaan 22 tahun ini biarlah manusia yang penuh dengan kekurangan ini sejenak meraba dan mendengarkan pelannya suara hati yang nyaris tak “terdengar” lagi ini. Biarlah dengan segala kekurangannya mencoba belajar dari apa yang telah terjadi di 21 tahun yang lalu guna mempersiapkan diri menghadapi tahun ke 22-nya yang mana sejuta angan dan harapan yang indah sudah berada dalam fikiranya, manis pahit kehidupan sudah menanti untuk dicicipinya, serta berton-ton beratnya tanggungjawab telah menanti untuk dipikulnya.

Dengan penuh harap izinkan manusia yang lemah ini berharap di tahun ke 22-nya bisa menjadi tahun yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya serta bisa menjadi manusia lemah yang memiliki manfaat kepada keluarga dan semua orang di sekitarnya.

Dan di 22 tahun ini.. Biarlah hati memantapkan niat dengan mata memandang jauh kedepan penuh harapan.. Bismillah… Selamat datang tahun ke 22…

Posting menarik lainnya

9 Comments

  1. happy birthday cak..
    semoga umur yang di berikan semakin barokah..dan di beri rezeki yang barokah..
    Barakallah fii Umrik…(worship)

  2. selamat menjalani sisa umur, Barakallahu.. 🙂
    Semoga tetap menjadi hamba yg tawadhu, menjadi manusia yg memberi manfaat untuk sesama, dan terus belajar untuk menjadi lebih baik *sesuai harapannya*
    Sekali lagi selamat…

    *jadi, traktirannya dimana ini? :mrgreen:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *