Penawaran Asuransi, Kenapa Harus “Memaksa”?

sales asuransi

Beberapa hari belakangan ini saya sedikit dibuat jengkel dengan telepon dari salah satu perusahaan asuransi. Bayangkan saja, setiap pagi mereka telepon ke Saya untuk menawarkan paket asuransi. Ya, walaupun Saya orangnya tidak begitu sibuk dan dikejar-kejar waktu, Saya merasa telepon dari sales Asuransi tersebut cukup mengganggu karena apa yang mereka lakukan kesannya memaksa banget supaya Saya apply paket asuransi yang mereka tawarkan. Karena “Memaksa” tersebut Saya bukan jadi tertarik, malah jadi empet dan dari pada empet itu saya pendam sendiri mending saya bagikan di postingan ini. Siapa tahu bermanfaat. Kalau tidak ya tidak apa-apa. :) Lanjut Membaca…

Harga yang Cukup Mahal untuk BBM dan Messengers Saja

blackberry-internet-service-Sudah sekitar 4 tahunan saya menjadi pengguna Blackberry dan berlangganan Blackberry Internet Service (BIS) untuk mendukung aktifitas sehari-hari saya. Namun beberapa waktu terakhir, saya cukup dibuat mikir dengan tarif langganan layanan BIS untuk smartphone Blackberry yang saya gunakan. Saya berfikir bahwa semakin lama, tarif berlanggananya BIS semakin tidak masuk akal.

Lanjut Baca…

Benarkah “Wanita” menjadi ketakutan Web Programer dan Web Designer?!

Kemarin sore(01/07) kebetulan saya menemukan sebuah Infografis yang mengupas data tentang Web Programers dan Web Design. Dari Infografis tersebut ada satu point yang membuat saya sangat tertarik hingga mempostingnya di blog saya ini. Point dari Infografis yang menarik saya adalah “What Web Designer and Web Programers are afraid,” kalo dalam bahasa Indonesia artinya, apa yang menjadi ketakutan Web Designer dan Web Programers. Emang ada apa?! ada satu ketakutan yang membuat saya merasa mak jleb dan harus membahasnya di twitter sore ini. Ketakutan tersebut bukanlah ketakutan pada  kode program, error, client, atau mungkin fee, melainkan “Women”, WANITA.

Lanjut Membaca…

Pilih Vote Komodo atau Selamatkan Kebun Binatang Surabaya | #saveKBS

Ramai riuh akhir-akhir ini saya jumpai di media mainstream hingga social media tentang sebuah kampanye untuk mendukung Komodo menjadi pemenang di ajang New 7 Wonders. Mulai dari yang sangat semangat untuk mendukung Komodo menjadi juara New 7 Wonders, hingga ramai kontroversi yang menanyakan keabsahan, legalitas, dan kebenaran lembaga penyelenggara New 7 Wonders yang katanya dari Swiss tersebut.

Jujur, melihat riuh ramai New 7 Wonders ini hanya mebuat saya tersenyum. Bagaimana tidak, beberapa waktu yang lalu BBM saya yang setiap hari sepi notifikasi mendadak ramai notifikasi Broadcast Message (BM) dari teman-teman yang ada dikontak untuk ikutan SMS yang katanya hanya dikenakan tarif Rp. 1,- per sms untuk Vote Komodo. Lucunya lagi, ada beberapa teman yang awalnya getol banget BM mengajak vote Komodo di New 7 Wonders berubah pikiran 180o menyebarkan BM bahwa New 7 Wonders itu gak jelas, scam, dll. Bingung kan? Kalo saya, stay cool saja. Dan saya tergolong manusia pelit, walau hanya dikenakan tarif Rp.1,- saya enggan untuk ikutan sms kayak gituan. Update terakhir sih, Komodo masuk sebagai nominasi di New 7 Wonders. Sekali lagi masih menjadi nominasi bukan juara.

Jauh dari hiruk pikuk, ramai riuh kontroversi dukungan untuk Komodo masuk New 7 Wonders, ada sebuah fakta yang tidak diketahui banyak orang bahkan pemerintah yang pro dengan Vote Komodo for New 7 Wonders, bahwa ada beberapa Komodo yang tidak dijaga dan dirawat dengan baik dan mati. Yang lebih miris lagi, Komodo yang mati tersebut berada di sebuah Kebun Binatang yang menurut hemat saya sebagai manusia biasa hewan-hewan yang ada dikebun binatang akan dirawat dan diperhatikan dengan baik karen mereka berada dalam kandang yang membatasi mereka untuk mencari makan layaknya di alam liar.

Skuter01

Salah satu bentuk Demo #SaveKBS

Tempat di mana beberapa komodo mati tersebut adalah di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Selain Komodo sebenarnya ada beberapa binatang lain yang bernasib sama dengan Komodo, seperti ular phyton, rusa bawean yang tergolong binatang langka dan dilindungi, dan beberapa binatang lain. KBS sendiri akhir-akhir ini juga dikabarkan tengah menghadapi sebuah masalah yang pelik, dengar-dengar masalah keuangan dan masalah manajemen.

Melihat 2 fakta di atas yaitu semangat untuk memilih Komodo masuk ke New 7 Wonders dan masalah riil yang dihadapi komodo dan hewan-hewan dilindungi di KBS tersebut miris memikirkannya. Di satu sisi ada beberapa kelompok semangat banget untuk menjadikan komodo “object eksploitasi” dengan memasukkannya ke New 7 WOnders, sisi lain ada komodo yang dibiarkan mati begitu saja di sebuah Kebun binatang. Ibaratnya hanya memanfaatkan momen namun tidak pernah becus memperhatikan dan merawat objek untuk momen tersebut.

Saya perkirakan ada 10 juta sms masuk untuk vote komodo (CMIIW) yang per smsnya dikenakan tarif Rp 1,-. Artinya telah terkumpul sekitar Rp 10.000.000,- uang. Coba uang yang terkumpul ini lebih digunakan untuk menyelamatkan nasib komodo atau hewan lain yang ada di Kebun Binatang, taman nasional, atau apalah. Saya yakin pasti lebih bermanfaat dibandingkan hanya untuk sekedar vote yang uang hasil vote tersebut tidak jelas dikemanakan!

Ini uneg-uneg saya tentang Vote Komodo dan Selamatkan KBS, bagaimana pendapat teman-teman perihal Pilih Vote Komodo atau Selamatkan Kebun Binatang Surabaya?

Img Credit : Detik Surabaya Foto

Wujudkan Kopdar 1000 Blogger Yuk!!

Pernakah teman-teman Blogger atau Onliners punya fikiran untuk membuat acara Kopi Darat (Kopdar) yang mendatangkan dan mengumpulkan 1.000 Blogger atau Onliners dalam satu waktu atau satu acara? Saya yakin ada beberapa teman sempat memiliki pemikiran seperti ini dan juga banyak diantara teman-teman yang tak membayangkan Kopdar mengumpulkan 1.000 blogger. Dan meskipun ada beberapa teman yang memiliki fikiran untuk mengumpulkan 1.000 blogger dalam sebuah acara, pastilah perasaan kecil hati dan bayangan bahwa kita tidak mampu membuat dan mengumpulkan 1.000 dalam sebuah acara kopdar akan muncul lebih dahulu. Wajar, tak mudah memang membuat dan memanage acara yang melibatkan 1.000 orang bahkan lebih dalam satu acara. “Lah wong bikin kopdar kecil-kecilan aja kadang juga masih banyak mengalami kesusahan, masa’ mau bikin kopdar 1.000 blogger atau onliners?”, celoteh salah seorang teman ketika saya mencoba melontarkan wawasan Kopdar 1.000 Blogger ini.

Sikap pesimis dan tidak percaya diri orang seperti saya dan beberapa teman yang memiliki pemikiran untuk menyelenggarakan acara Kopdar 1.000 Blogger atu Onliners sepertinya tidak berlaku bagi seorang bapak dengan 1 anak yang akrab di Panggil Gempur ini. Ya, beliau adalah Bapak Abdul Ghofur. Teman-teman blogger Surabaya akrab menyapa beliau dengan sapaan Pak Gempur. Sikap optimis beliau untuk bisa mengumpulkan teman-teman Blogger seluruh Indonesia sebenarnya sudah lama di pendam dan beliau sangat ingin mewujudkannya. Ini tercermin dari harapan-harapan beliau ketika asyik ngobrol bersama dengan saya dan teman-teman Blogger Surabaya yang lain. Harapan beliau sederhana, beliau berharap kopdar blogger nusantara (sebutan beliau u/ acara kopdar 1.000 blogger) bisa menjadi ajang bertemu dan saling tegur sapa offline antarsesama blogger yang kesehariannya hanya bertemu di ruang maya. Pertemuan tersebut sepatutnya didesain agar para blogger tidak tersekat dengan asal-muasal kedaerahannya ketika berada di lokasi acara.

Saya sangat setuju dengan apa yang menjadi harapan dan juga ide dari Pak Gempur untuk menyelenggarakan acara Kopdar 1.000 Blogger tersebut. Namun, dasar karena saya orangnya cenderung banyak pesimis dari pada optimisnya, dalam hati muncul pertanyaan, “Apakah bisa acara kopdar tersebut terwujud??”. Nah, akhirnya pertanyaan dalam hati saya tersebut terjawab juga. Tak tanggung-tanggung, yang menjawab adalah sang empunya sendiri yaitu Pak Gempur. Dari angan-angan terbaru Pak Gempurlah pertanyaan saya terjawab. Dan akhirnya rasa pesimis saya sedikit memudar berganti rasa penuh harap acara tersebut dapat terlaksana. Lah wong dalam angan-angan terbaru Pak Gempur yang ingin mewujudkan kopdar 1000 Blogger Nusantara dan membuat Paguyuban Blogger Nusantara, Pak Gempur sedikit menyenggol IdBlognetwork sebagai partner.

Andaikan saja nih ya, bolehkan ya berandai-andai? Nah kalau boleh, andaikan IdBlognetwork yang sudah menjadi Pilar Blogger Indonesia mendukung ide dan harapan dari Pak Gempur ini, saya yakin ide dan harapan Pak Gempur tersebut dapat terwujud. Mengingat itu tadi, IdBlognetworkkan pilar Blogger Indonesia yang sudah menjaring 4.000 Blogger lebih dan juga melihat kesuksesan IdBlognetwork menyelenggarakan roadshow IdBlogilicious di 7 Kota besar di Indonesia. Maka ide Kopdar 1.000 Blogger dan membuat Paguyuban Blogger Nusantara bukanlah hal yang mustahil.

Memang banyak hal yang harus dipersiapkan untuk mewujudkan ide dan harapan Pak Gempur tersebut. Kalau boleh mengutip postingan Eyang Anjari, yaitu sebelum kopdar 1000 blogger nusantara ini terwujud, kenapa kita tidak mulai saja mengangkat semangat paguyuban Blogger Nusantara ini mulai sekarang? Yup, bener banget. Yuk dukung semangat paguyuban Blogger Nusantara mulai saat ini. Jadi bagi teman-teman yang ingin ide dan harapan terwujudnya Kopdar 1.000 blogger dan pembentukan Paguyuban dengan semangat Blogger Nusantara, teman-teman bisa follow twitter Paguyuban Blogger Nusantara di @BlogNusantara dan Facebook Pagenya di http://www.facebook.com/BloggerNusantara. Atau ada yang mau menjadi penyumbang dana utama untuk mewujudkan Kopdar ini? Ya Monggo.

Mungkin ini dulu sedikit uneg-uneg saya tentang ide gila dan harapan Pak Gempur tentang semangat kebersamaan Blogger Nusantara yang ingin beliau tuangkan dalam acara Kopdar 1.000 Blogger dan Pembentukan Paguyuban Blogger Nusantara. Saya siap mendukung semampu saya!

Salam Kopdar,

Frenavit Putra