Belajar dari Sebuah Kepompong

Benar memang jika Tuhan menciptakan manusia serta semesta alam dan isinya ini penuh dengan perhitungan sekaligus diperuntukkan untuk makhluk ciptaannya yang paling sempurna guna belajar dan terus belajar. Memang mungkin benar kalau kita belajar tempatnya di bangku sekolah, bangku kuliah dan buku-buku yang kita baca. Namun itu adalah ilmu pengetahuan yang sifatnya telah diketahui dan dibukukan oleh manusia. Apa yang terjadi di sekitar kita dan apa yang terjadi di alam sejatinya menyimpan berbagai ilmu dan hikmah di dalamnya. Salah satunya proses metamorfosis yang terjadi dari ulat hingga menjadi kupu-kupu. Jika kita bisa membaca dan melihat pelajaran apa yang tersirat dari proses metamorfosis tersebut sangatlah banyak pelajaran yang kita ambil. Nah salah satunya apa yang ada di postingan ini.

Sebenarnya ini bukan murni postingan yang muncul dari pemikiran saya. Sengaja saya posting ulang apa yang saya baca sore ini dari Note Facebook salah seorang teman. Dari pada hanya berhenti di Note facebook saja alangkah baiknya saya membantu mempublikasikan ulang. Jujur apa yang di note tersebut saya rasa benar-benar luar biasa, sebuah pelajaran yang di ajarkan Tuhan melalui makhluk yang dinamakan kepompong. Pelajaran yang mengajarkan kita semua untuk tetap berusaha, berusaha, dan selalu berusaha menghadapi setiap cobaan yang ada di dunia ini seperti halnya sebuah ulat yang telah menjadi kepompong yang tengah berusaha untuk menjadi kupu-kupu yang cantik tersebut. Oke tanpa panjang lebar monggo di baca saja sebuah cerita dari sebuah kepompong berikut.

*****

suatu hari,,,pada saat sebuah lubang kecil timbul di suatu kepompong. seorang pria duduk dan memperhatikan bagaimana seeokor bayi kupu2 selama berjam jamberjuang untuk memaksa mengeluarkan badannya melalui lubang tsb.

Akan tetapi kemudian proses tersebut berhenti tanpa ada kemajuan lebih lanjut. Tampaknya sudah sekuat tenaga,dan bayi kupu2 tidak bisa bergerak lebih jauh lagi. Sehingga akhirnya sang lelaki tsb memutuskan untuk menolong kupu2 itu. Di ambilnya sebuah gunting untuk membuka kepompong tsb. Dan kupu2 tsb akhirnya keluar dengan mudah walaupun dengan tubuh yang lemah,kecil dan sayap yang mengkerut.

Sang lelaki terus mengamatinya dengan berharap bahwa suatu saat sayapnya akan terbuka,membesar dan berkembang agar bisa menyangga tubuhnya menyandi kuat dan kupu tersebut menghabiskan sisa waktu hidupnya dnegan merangkak bserta tubuhnya yg lemah dan sayap yang mengkerut tidak pernah bisa terbang.

lelaki baik dan penolong ini tidak mengerti bahwa kepompong yang menjerat maupun perjuangan yang di butuhkan oleh kupu2 untuk dapat lolos melewati lubang kecil, adalah cara ALLAH untuk mendorong cairan tubuh dari kupu2 ke sayapnya. agar kuat utuk terbang sewaktu-waktu setelah bebas dari kepompongnya nanti.

******

perjuangan mutlak di butuhkan dalam menjalani hidup kita ini. Apabila ALLAH memperbolehkan kita hidup tanpa hambatan, itu hanya akan membuat kita tidak akan sekuat ini. Tidak akan pernah bisa sesukses ini.

saya mohon di beri kekuatan…
dan ALLAH memberi kesulitan agar membuat saya kuat

saya mohon agar menjadi biajaksana…
dan ALLAH memberi masalah untuk di selesaikan

saya mohon kenyataan…
dan ALLAH memberi saya bakat,waktu,kesehatan,dan peluang

saya memohon keberanian…
dan ALLAH memnerikan hambatan untuk dilewati

saya memohon rasa cinta…
dan ALLAH memberikan orang2 bermasalah untuk di bantu

saya memohon kelebihan…
dan ALLAH memberi saya jalan untuk menemukannya.

hiduplah dengan keberanian,
hadapi semua hambatan,
dan tunjukkan bahwa….KAMU MAMPU MENGATASINYA

*****

Sebuah pelajaran dari sebuah kepompong yang patut menjadi renungan kita semua, bahwa setiap ujian dan cobaan yang kita rasakan begitu berat adalah sebuah proses yang bertujuan untuk menjadikan kita sebagai manusia yang lebih kuat dan lebih baik dari sebelumnya.

src :
Img from http://bit.ly/gr41SF
video from http://on.fb.me/hpHr3k
note from http://on.fb.me/i3VBdz

Posting menarik lainnya

3 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *